
Sulistia Giasi, mahasiswi Program Studi S1-Aqidah dan Filsafat Islam fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo angkatan 2020 telah berhasil mempertahankan judul skripsinya dan meyakinkan hasil penelitiannya dihadapan para dewan penguji. Ia mengangkat sebuah Judul Skripsinya “Nilai-nilai Aqidah Pada Tradisi Aqiqah di Kecamatan Mananggu”. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tradisi Aqiqah ini merupakan tradisi penting bagi setiap orang tua yang dikarunia anak untuk dilaksanakan aqiqah. Menurutnya setidaknya ada dau (2) nilai Aqidah yaitu meliputi; Pertama, unsur keagamaan (religi) atau ketaatan seorang hamba kepada sang Khaliq, kedua unsur kebersamaan (sosial) yang digambarkan dengan mengundang beberapa orang dalam penyelenggaraan tradisi Aqiqah ini.
Adapun dewan penguji pada sidang munaqasyah skripsi ini yaitu; Dr. Kamaruddin Mustamin, M.Fil.I (Penguji 1), Dr (Cand.) Ferlin Anwar, S.Ag.,M.Fil.I (Penguji 2), Prof. Dr. Hj. Rahmawati Caco, M.Ag (Penguji 3, Pembiming 1), dan Aminudin, S.Fil.I.,M.Hum. (Penguji 4, Pembimbing 2). Masing-masing ppara penguji memberikan tanggapan, pertanyaan, dan masukkannya terhadap skripsi tersebut.
Dr. Kamaruddin Mustamin, M.Fil.I, didapuk mewakili dewan penguji untuk memberikan nasihat atau pesan dan kesan akademik kepada penyaji skripsi atas nama Sulistia Giasi, S.Ag. Beliau menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilannya telah menyelesaikan proses panjang studi di S1-Aqidah & Filsafat Islam Fakultas Ushluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo. Berikutnya beliau berpesan untuk mengamalkan ilmu yang telah diraih selama studi dan senantiasa mejaga nama baik almamaternya serta sampaikan kabar atas suksesnya ujian munaqasyah ini kepada orangtua. Kesannya selama studi memang ananda Sulistia Giasi terlihat rajin sehingga sekarang bisa membuktikan kesuksesannya hari ini bisa tepat waktu meneyelesaikan studi S1 nya di Prodi Aqidah dan Filsafat Islam. Imbuhnya. [AM]
