
Abdul Hakim Saleh AS, Mahasiswa Program Studi S1- Aqidah dan Filsafat Islam fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo angkatan 2020 sukses melaksanakan ujian munaqasyah srkipsi dihadapan para dewan penguji. Judul Skripsinya berjudul “Makna Simbolik Tujai pada tradisi Tolobalango di Kecamatan Buntulia”.
Adapun dewan Penguji ; H. Moh Ihsan Husnan, M.Si (Penguji 1), Dr. Arfan Nusi, M.Hum. (Penguji 2), Dr (Cand.) Ferlin Anwar, S.Ag.,M.Fil.I (Penguji 3, Pembimbing 1), dan Aminudin, S.Fil.I.,M.Hum. (Penguji 4, Pembimbing 2). Masing-masing penguji diberi waktu 10-15 menit memberikan pertanyaan ataupun tanggapan meliputi konten/isi naskah dan metodologinya.
Adapun hasil penelitan pada skripsi tersebut, Abdul Hakim Saleh menyebutkan bahwasanya tujai ini salah satu tradisi yang unik di Gorontalo yang masih mengakar ditengah masyarakat Gorontalo khususnya lagi masyarakat Buntulia Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Tujai ini sendiri merupakan puisi adat Gorontalo, dalam konteks ini tujai pada adat tolobalango (peminangan) yang dilaksanakan sebelum berlangsungnya pernikahan. Imbuhnya.
H. Moh Ihsan Husnan selaku penguji 1 didapuk mewakili tim dewan penguji untuk memberikan nasihat pesan dan kesan akademik kepada Ananda Abdul Hakim Saleh. Beliau memberikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilannya meraih gelar Sarjana Agama (S.Ag) pada Prodi Aqidah dan Filsafat Islam. Beliau menambahkan jaga nama baik almamater, ketika ketemu dosenmu dijalan ataupun d Mall harus menyapa, amalkan ilmu yang telah diraih selama belajar di IAIN Sultan Amai Gorontalo, dan sampaikan kabar bahagia ini kepada orangtua dulu lebih utama, jangan dulu ke pacarnya..hehehe sambil ketawa. Harus jadi solusi ditengah-tengah masyarakat jangan jadi sumber masalah. Tandasnya. [AM]
