
Fatrawati Hippy, Mahasiswi program studi S1-Aqidah dan Filsafat Islam angkatan 2020 berhasil melaksanakan ujian Munaqasyah Skripsi. Dihadapan dewan penguji ia memaparkan skripsinya yang berjudul “Makna Simbolik Adat Gara’i di Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato” dengan baik dan menyampaikan bahwasanya tradisi atau adat Gara’i ini meruaan tradisi yang unik yang di miliki Gorontalo secara khusus di kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo, pasalnya hampir tidak ada didaerah lain. Tradisi Gara’i ini sendiri yang artinya pemberian gelar adat kepada seseorang yang telah berjasa. Paparnya.
Adapun dewan penguji pada skripsinya Fatrawati Hippy yaitu: Dr. (cand.) Ferlin Anwar, M.Fil.I (Penguji 1), Aminudin, S.Fil.I.,M.Hum. (Penguji 2), Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I (Penguji 3, Pembimbing 1), dan Dr. Nazar Husain HPW, M.Phil. (Penguji 4, Pembimbing 2). Masing-masing memberikan pertanyaan, tanggapan dan masukan terhadap skripsi tersebut dengan durasi waktu antara 10-15 menit.
Dr. (Cand.) Ferlin Anwar, M.Fil.I selaku Penguji 1 didapuk mewakili dewan penguji untuk memberikan nasihat, pesan dan kesan akademik. Beliau menyampaikan selamat dan sukses atas keberhasilan ini, agar segera infokan ke orangtua atas keberhasilannya, walaupun kami semua mengetahui bahwa ananda Fatra ini adalah anak yatim, tapi luar biasa semangat belajarnya tinggi hingga akhirnya bisa sukses menempuh studi di Perguruan Tinggi pada jurusan kita tercinta AFI. Beliau menambahkan menyarankan agar diteruskan studinya ke jenjang S2 mumpung masih muda belia. Semasa studi ananda Fatra ini rajin dan sering berkonsultasi ke jurusan tentang akademiknya dan pernah menjadi ketua tingkat (keting) sehingga memang lebih banyak komunikasi kepada para dosen. Imbuhnya. [AM]
