
Diskusi yang dilakukan mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam di taman kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo mengambil tema “FILSAFAT ISLAM: TANTANGAN DAN PELUANG”. Alasannya ialah mengenalkan mahasiswa terutama mahasiswa baru pada tantangan dan peluangnya bagi lulusan filsafat kedepan setelah mereka lulus studi di filsafat dan setelah pengembaraannya menyelami dan mendalami filsafat dan diharapkan bisa memperkenalkan filsafat kepada masyarakat secara luas.
Dalam kegiatan diskusi ini yang bertindak sebagai narasumber adalah Bapak Aminudin, S.Fil.I.,M.Hum (Sekretaris Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam), moderator Sdri. Vanesa Anggriani S (Mahasiswa semester 3) ini dalam paparannya pak Amin, panggilan akrabnya menyampaikan bahwa Filsafat itu tidak memberi jarak, justeru filsafat bisa berinteraksi dengan keilmuan apapun tidak ada skat didalamnya.
Tantangan filsafat kedepan menurut pak Amin adalah sampai hari ini filsafat menjadi ilmu yang masih di ragukan oleh sebagaian masyarakat, karena mereka masih menganggap bahwa orang yang belajar filsafat akan merusak keimanan, akan menjadi kafir dan nggak sholat karena mereka belajar pemikirannya tentang Tuhan bahkan menanyakan tuhan dan lain sebagainya. Padahal tuduhan-tuduhan seperti itu tidak berdasar, faktanya justeru orang yang belajar dan mendalami filsafat akan menjadi kokoh akan keyainannya dalam beragama dan menjalankan agamanya dengan penuh bijak dan tidak berlebih-lebihan. Tegasnya.
Sedangkan peluangnya, filsafat menjadi ilmu yang banyak peluang dan ilmu yang langka dan banyak dicari oleh banyak pengkaji ilmu pengetahuan. Satu contoh misalkan pada penerimaan CPNS dibeberapa tempat terbuka bagi lulusan filsafat cukup banyak tapi pendaftarnya sedikit, dibanding dengan lulusan dari jurusan lain yang peluang formasinya banyak, pesainnya pun banyak juga. imbuhnya…
Beliau berpesan untuk semangat terus belajar tanpa lelah demi meraih cita-cita. [AM]